penulis : Endang Zainal Arif
tahun : 2007
Simulasi merupakan suatu pendekatan untuk memprediksi suatu kejadian
yang akan terjadi dengan cara mengimitasi sistem sebenarnya. Imitasi
dari sistem, yang dikenal
sebagai model, kemudian dieksekusi pada sebuah komputer. Hasil yang
diperoleh dari simulasi hanya berupa estimasi. Walaupun demikian,
simulasi dengan model yang
cukup representatif terhadap sistem sebernarnya dapat memberikan estimasi yang cukup baik.
Pada tugas akhir ini, simulasi akan diterapkan pada suatu permasalahan perencanaan jumlah mesin di lingkungan manufaktur sederhana, yaitu lingkungan job-shop. Pada lingkungan job-shop tersebut, terdapat sejumlah mesin sebagai pelayan yang mengerjakan task dari setiap job yang datang. Semakin banyak job yang membutuhkan pelayanan pada suatu mesin, akan mengakibatkan tingginya 3 ukuran,yaitu rataan jumlah job yang mengantri pada mesin tersebut (average number in queue), rataan penggunaan mesin (average utilization), dan rataan penundaan pada mesin tersebut (average delay in queue). mesin dengan nilai ukuran terbesar ini lah yang paling memerlukan penambahan mesin. Dengan melakukan simulasi, dapat diprediksi pada mesin
mana akan terjadi tingginya nilai masing-masing ukuran tersebut. Hasil
akhir dari tugas akhir ini adalah aplikasi perangkat lunak yang
menerapkan ide di atas untuk menambahkan sejumlah mesin tambahan dengan jumlah berbeda pada lingkungan job-shop yang sudah ada. Dimana penambahan mesin
tersebut diharapkan adalah penambahan yang optimal, yaitu paling
meminimasi waktu penundaan pada sistem job-shop secara keseluruhan.
Kesimpulan yang didapat dari pengerjaan tugas akhir ini adalah
perencanaan dengan menggunakan simulasi dan salah satu dari 3 ukuran di
atas memberikan hasil yang lebih optimal dibanding dengan perencanaan
secara lempang, di mana pada perencanaan tersebut sejumlah mesin tambahan ditambahkan secara merata pada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar